Hangatkan Kebersamaan, Keluarga Besar SMAN 1 Oheo Gelar Family Gathering di Pantai Wale

PENDIDIKAN233 Dilihat

TELUSURSULTRA.COM, KONUT – Suasana Pantai Wale, Senin (16/2), terasa berbeda. Tawa dan canda para guru keluarga besar SMA Negeri 1 Oheo menyatu dengan debur ombak dalam kegiatan Family Gathering bertajuk “Refleksi: Melepas Penat, Menguatkan Niat.”

Sejak pukul 07.00 Wita, rombongan bertolak dari Oheo menuju lokasi kegiatan. Dengan mengenakan busana santai, para guru meninggalkan sejenak rutinitas kelas untuk merajut kembali kebersamaan dalam balutan suasana kekeluargaan.

Hangatkan Kebersamaan, Keluarga Besar SMAN 1 Oheo Gelar Family Gathering di Pantai Wale
Kepala SMAN 1 Oheo, Roslina, S.Pd.,M.Pd

Kegiatan dipandu Rosdianti, S.Pd., Gr. dan Aripin Lapotende, S.Pd., yang mengemas acara secara reflektif sekaligus rekreatif. Pembukaan diawali doa yang dipimpin La Ode Rusdi Anton, S.Pd., Gr., kemudian dilanjutkan sambutan Kepala SMAN 1 Oheo, Roslina, S.Pd., M.Pd.

Dalam sambutannya, Roslina menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rekreasi. Lebih dari itu, menjadi ruang mempererat solidaritas tanpa sekat jabatan.

“Kami ingin menjaga kekompakan dan ikatan rasa kekeluargaan yang kuat di antara sesama, tanpa memandang posisi. Semua adalah bagian dari keluarga besar SMAN 1 Oheo,” ujarnya.

Mengusung semangat “Making Memories, Pesona Keluarga SMAN 1 Oheo Together,” para peserta mengikuti sesi refleksi dan sharing session yang menjadi ruang berbagi cerita, pengalaman, sekaligus penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Hangatkan Kebersamaan, Keluarga Besar SMAN 1 Oheo Gelar Family Gathering di Pantai Wale
Penyerahan Hadiah Oleh Kepsek

Keceriaan semakin terasa saat berbagai lomba kebersamaan digelar. Mulai dari yel-yel kelompok, kelereng estafet, karaoke bergantian, hingga balon naga, seluruh peserta larut dalam tawa. Pembagian doorprize dan karaoke bersama menjadi penutup yang menambah kehangatan suasana.

Menurut Roslina, kekuatan sebuah sekolah bukan hanya terletak pada kompetensi individu, melainkan juga pada soliditas tim. Kebersamaan yang terbangun di luar ruang kelas diyakini akan berdampak positif pada suasana kerja dan lingkungan belajar.

“Semakin solid kita sebagai satu keluarga besar, maka suasana kerja akan semakin harmonis dan lingkungan belajar menjadi lebih nyaman serta kondusif bagi peserta didik,” katanya.

Family Gathering ini menjadi pengingat bahwa di balik tugas mendidik generasi muda, ada kebersamaan yang terus dirawat. Sebab, ketika rekan kerja terasa seperti saudara, setiap tantangan akan lebih ringan untuk dihadapi bersama. (Vely)