Dorong Pascatambang Berkelanjutan, Bupati Konawe Utara Tekankan Peran Semua Pihak

EKONOMI45 Dilihat

TELUSURSULTRA.COM, KENDARI– Suasana diskusi terasa hangat dalam kegiatan konsultasi publik revisi rencana pascatambang yang digelar PT Stargate Pasific Resource di salah satu hotel di Kendari, Rabu (15/4/2026).

Forum ini menjadi ruang pertemuan antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk membahas masa depan wilayah pascatambang yang lebih berkelanjutan.

Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, hadir langsung dan menyampaikan pandangannya terkait pentingnya tanggung jawab jangka panjang dalam aktivitas pertambangan. Ia menegaskan bahwa proses pascatambang bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian penting dari upaya menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Menurut Ikbar, selama ini sektor pertambangan telah menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah. Namun di balik itu, terdapat konsekuensi yang tidak bisa diabaikan, mulai dari perubahan bentang alam hingga dampak sosial di tengah masyarakat.

Karena itu, ia menilai revisi rencana pascatambang harus disusun secara serius dan komprehensif. Komitmen perusahaan dalam memulihkan lingkungan, keselarasan dengan tata ruang daerah, serta keterlibatan aktif masyarakat menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

“Semua pihak harus terlibat. Mulai dari pemerintah desa, BPD, hingga tokoh masyarakat, agar hasilnya benar-benar memberikan manfaat jangka panjang,” ujarnya di hadapan peserta forum.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan yang dilakukan hari ini tidak boleh menjadi beban bagi generasi mendatang. Prinsip berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan, kata dia, harus menjadi dasar dalam setiap aktivitas pertambangan di Konawe Utara.

Di sisi lain, pihak perusahaan melalui Kepala Teknik Tambang, Anton Soepomo, mengakui bahwa aktivitas pertambangan membawa perubahan signifikan terhadap bentang alam. Oleh karena itu, perencanaan pascatambang menjadi langkah penting agar perubahan tersebut tetap memberikan nilai guna di masa depan.

Ia menyebut, revisi rencana pascatambang yang tengah disusun merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk tetap menjaga keseimbangan antara operasional tambang dan kelestarian lingkungan.

Forum konsultasi publik ini turut dihadiri jajaran OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, Direktur PT Stargate Pasific Resource F. Sandhy Hermawan, serta para kepala desa dari wilayah terdampak seperti Molore, Molore Pantai, dan Lameruru.

Melalui forum ini, diharapkan tercipta kesepahaman bersama antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, sehingga pengelolaan pascatambang ke depan tidak hanya tuntas secara administratif, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat. (VELY)