TELUSURSULTRA.COM, KONUT – Forum Pemerhati Ekonomi Sosial Pembangunan dan Lingkungan Hidup (FORPESBANG) Konawe Utara, Mendukung Kebijakan Presiden Prabowo Subianto Hentikan Tambang Ilegal dan Perkuat Tambang Legal.
Sorotan publik atas aktivitas pertambangan ilegal di Konawe Utara sudah sering di lakukan. Kali ini Ketua FORPESBANG Konut, Hikmar turut menyoroti kegiatan ilegal tersebut yang telah terang-terangan merugikan keuangan negara.
“Kami berdiri tegak mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto dalam menghentikan praktik-praktik tambang ilegal di Konawe Utara yang selama ini menjadi sumber kerusakan lingkungan, kebocoran penerimaan negara, serta merugikan masyarakat lokal,” ucap Hikmar, Ketua FORPESBANG Konut.
Dia berpendapat tambang ilegal bukan hanya masalah hukum, tetapi juga persoalan moral dan keadilan. Rakyat di sekitar tambang sering kali hanya menjadi korban dari eksploitasi tanpa aturan. Sementara itu, negara kehilangan potensi pendapatan yang seharusnya digunakan untuk membiayai pembangunan dan kesejahteraan rakyat.
“Kami percaya, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, ketegasan negara akan hadir untuk menertibkan tambang ilegal dan menata ulang tata kelola pengelolaan sumber daya alam,” ujar Hikmar.
Ketua FORPESBANG Konut yang juga menjabat Ketua Pembina Relawan KIPRA (Kita Prabowo) Indonesia ini berkomitmen siap mengawal kebijakan itu dengan semangat kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat.
Dia mengatakan mendukung tambang legal berarti mendukung keberlanjutan. Tambang yang memiliki izin resmi bukan hanya memberikan kontribusi pada penerimaan negara, tetapi juga membuka ruang pemberdayaan masyarakat Kontraktor lokal, menciptakan lapangan kerja, serta menjaga lingkungan dengan standar yang jelas.
Dengan demikian, terbentuknya Asosiasi Izin Usaha Jasa Pertambangan (IUJP) Konawe Utara dapat menjadi langkah yang tepat agar kontraktor lokal mendapat ruang pemberdayaan yang legal di IUP-IUP di Konawe Utara.
“Saya mendorong kepada semua pihak untuk bersatu mendukung perjuangan Kontraktor lokal melalui Asosiasi IUJP Konut serta langkah pemerintah Presiden dan seluruh APH dalam memberantas tambang ilegal di Provinsi Sulawesi Tenggara. Serta memperkuat sistem tambang legal yang transparan, berkeadilan, serta berpihak kepada pemberdayaan kontraktor lokal,” imbaunya.
Selain mendukung penuh terbentuknya asosiasi IUJP Konawe Utara, dengan tegas Hikmar menyatakan FORPESBANG Konut siap menjadi garda terdepan dalam mengawal agenda besar itu demi daerah tercinta Konawe Utara yang lebih berdaya saing, berdaulat, Adil, dan sejahtera. (REDAKSI)






