TELUSURSULTRA.COM, KENDARI
Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 di salah satu hotel di Kendari.
Acara strategis ini secara resmi dibuka oleh Bupati Konut, H. Ikbar, S.H., M.H., dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dari tingkat daerah hingga nasional.
Musrenbang ini menjadi wadah penting dalam merumuskan arah kebijakan dan program strategis pembangunan lima tahun ke depan, dengan semangat membangun Konawe Utara sebagai poros pertumbuhan baru di Sulawesi Tenggaradan bagian integral dari visi besar Indonesia Emas 2045.
Acara tersebut turut dihadiri secara virtual oleh Menteri Pertanian RI sebagai narasumber utama. Hadir secara langsung Wakil Bupati Abuhaera, Anggota DPRD Provinsi Sultra Dapil Konut-Konawe-Konkep, Kepala Perwakilan BPK dan BPKP Sultra, Ketua TP-PKK Konut, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, camat, lurah, dan kepala puskesmas se-Konut.

Dalam sambutannya, Bupati Ikbar menegaskan bahwa Musrenbang RPJMD bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan momen penting dalam menentukan arah masa depan Konawe Utara. Ia memaparkan enam misi strategis pembangunan yang menjadi fondasi utama RPJMD 2025–2029, yakni:
✅ SDM unggul
✅ Infrastruktur terhubung
✅ Ekonomi produktif
✅ Pemerintahan inovatif
✅ Lingkungan lestari
✅ Budaya dan keagamaan yang hidup dalam masyarakat
“Kita bukan sedang menyusun dokumen teknokratis, tetapi membangun rumah besar bernama Konawe Utara yang kuat, inklusif, dan berdaya saing tinggi,” ujar Ikbar dengan penuh optimisme.
Ikbar menekankan pentingnya penyelarasan RPJMD Konut dengan RPJMN 2025–2029 dan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Fokus pembangunan diarahkan pada sektor strategis seperti ketahanan pangan, hilirisasi sumber daya alam, pembangunan desa sebagai pusat pertumbuhan, dan digitalisasi birokrasi.
“Kemajuan bukan hasil kompetisi, tapi buah kolaborasi. Kita butuh sinergi lintas sektor dan antarwilayah,” ungkapnya.

Program Prioritas Pembangunan Konut 2025–2029
Bupati Ikbar juga memaparkan sejumlah program prioritas yang akan diakomodasi dalam RPJMD mendatang:
📌 Beasiswa Konasara untuk 2.000 mahasiswa per tahun, termasuk tunjangan buku dan uang saku
📌 Smart Classroom di seluruh sekolah dasar-menengah di 13 kecamatan
📌 Dana Dusun Rp100 Juta/Tahun untuk mempercepat pembangunan basis
📌 Perizinan Online 100% dan peningkatan daya saing daerah hingga 20%
📌 Pembangunan Technopark Pertanian dan kawasan industri hilirisasi sawit dan tambang
📌 Digitalisasi layanan publik hingga tingkat desa
📌 Pengembangan 10 Desa Inovasi dan 5 Desa Wisata nasional
📌 Infrastruktur mitigasi bencana berbasis ekowisata, seperti tanggul dan kolam regulasi
Launching Aplikasi Kendali Konasara
Sebagai bagian dari transformasi digital, Bupati Ikbar juga meluncurkan Aplikasi Kendali Konasara. Sistem digital terintegrasi yang dikembangkan oleh Bapperida Konut sebagai alat kendali dan monitoring pembangunan berbasis data real-time.
“Kami percaya, dengan niat baik, kolaborasi, dan tekad bersama, Konawe Utara akan menjadi rumah kemajuan yang membanggakan, bukan hanya bagi Sulawesi Tenggara, tetapi juga bagi Indonesia,” tutup Bupati.
Musrenbang RPJMD 2025–2029 ini menjadi bukti nyata komitmen Pemda Konut dalam membangun daerah dengan visi yang jauh ke depan, berbasis kebutuhan rakyat, dan menyatu dalam arah pembangunan nasional. *ADV






