TELUSURSULTRA.COM, KONUT – Kinerja sektor perikanan budidaya di Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara kembali mencatatkan hasil menggembirakan. Panen raya ikan bandeng di Desa Puulemo, Kecamatan Lembo, sukses melampaui target produksi yang telah ditetapkan.
Dari target 1,2 ton per hektare, realisasi panen justru mencapai 1,5 ton per hektare, dengan total produksi diperkirakan menembus 45 ton.
Panen raya ini dihadiri langsung Bupati Konawe Utara H. Ikbar, SH., MH, bersama Wakil Bupati H. Abuhaera, S.Sos., M.Si, Unsur Forkopimda, Ketua TP-PKK Hj. Wisra Wastawati Ikbar, S.Tr., Keb., M.Kes, serta Ketua Komisi I DPRD setempat, Asmawati, AMd.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Konawe Utara, H Abdollah, S.Pd., MM melalui Kabid Pemberdayaan Usaha Perikanan Budidaya, Yunan Pagala, SE., M.A.P, mengungkapkan, capaian tersebut tidak hanya unggul dari sisi produksi, tetapi juga kualitas.
Ukuran ikan bandeng yang dihasilkan telah memenuhi standar konsumsi ideal, yakni 3–4 ekor per 2 kilogram, dengan tingkat kelangsungan hidup mencapai 85 persen.
“Ini menunjukkan manajemen budidaya yang diterapkan petambak semakin baik, adaptif, dan efisien,” ujarnya.
Yunan menjelaskan, panen dilakukan di lahan tambak seluas 30 hektare dengan siklus budidaya selama 4 hingga 5 bulan. Secara keseluruhan, kawasan tersebut menjadi bagian dari potensi budidaya yang terus berkembang di Konawe Utara.

Keberhasilan ini, lanjutnya, tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah melalui berbagai program strategis, seperti bantuan benih unggul, pakan, serta pendampingan teknis oleh penyuluh perikanan.
Selain itu, pada tahun 2026, Konawe Utara juga memperoleh alokasi 50.000 ton pupuk bersubsidi dari pemerintah pusat untuk mendukung produktivitas tambak.
“Dukungan ini sangat membantu meningkatkan efisiensi produksi sekaligus memperkuat daya saing perikanan budidaya,” jelasnya.
Dengan potensi garis pantai yang panjang, Konawe Utara dinilai memiliki keunggulan dalam pengembangan komoditas perikanan seperti bandeng, udang windu, dan udang vanname.
Pemerintah daerah pun mulai mendorong kebijakan hilirisasi melalui pengembangan industri olahan berbasis perikanan guna meningkatkan nilai tambah dan memperluas pasar.
Capaian ini semakin memperkuat optimisme Konawe Utara sebagai salah satu daerah unggulan sektor perikanan budidaya di Indonesia, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan. (*Adv)








