Meski Tengah Jalani Perawatan, Anton Timbang Tetap Pantau dan Dukung GPM Kadin Sultra di Kolaka

HEADLINE, EKONOMI465 Dilihat

TELUSURSULTRA.COM, KOLAKA – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara, Anton Timbang, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sabtu (7/3/2026).

Dukungan tersebut disampaikan Anton melalui konferensi pers secara virtual bersama awak media. Ia belum dapat hadir langsung di lokasi kegiatan karena sedang menjalani perawatan kesehatan.

Dalam keterangannya, Anton menyebut program Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan Kadin Sultra juga mendapat dukungan dari Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka.

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi bagi Kadin Sultra untuk terus menghadirkan program yang membantu masyarakat, terutama dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

“Gerakan Pangan Murah yang digelar Kadin Sultra ini juga mendapat dukungan dari Bapak Gubernur Sulawesi Tenggara. Kami mengapresiasi perhatian beliau terhadap upaya menjaga stabilitas harga pangan dan daya beli masyarakat,” kata Anton.

Ia menegaskan Kadin Sultra siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung berbagai kebijakan ekonomi yang dijalankan pemerintah provinsi.

“Kadin Sultra mendukung seluruh program ekonomi yang dijalankan Gubernur Sulawesi Tenggara. Kami ingin memastikan dunia usaha ikut mengambil bagian dalam memperkuat ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Anton menambahkan, Gerakan Pangan Murah merupakan program berkelanjutan yang digelar Kadin Sultra di sejumlah daerah dengan tingkat tekanan inflasi relatif tinggi. Program tersebut sebelumnya telah dilaksanakan di Kendari, kemudian dilanjutkan di Kabupaten Kolaka, dan selanjutnya direncanakan berlangsung di Baubau.

“Kami melihat ada beberapa daerah yang mengalami tekanan inflasi cukup tinggi, seperti Kolaka dan Baubau. Karena itu Kadin Sultra berinisiatif menghadirkan Gerakan Pangan Murah agar masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau,” jelasnya.

Sementara itu, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Pomalaa mendapat respons besar dari masyarakat. Sejak dibuka pukul 09.00 WITA, pekarangan Kantor Camat Pomalaa dipadati warga yang datang untuk membeli komoditas pangan murah yang disiapkan Kadin Sultra bersama Kadin Kolaka.

Warga datang secara bergantian, sebagian berjalan kaki dari permukiman sekitar dan lainnya menggunakan sepeda motor. Area parkir kantor kecamatan terlihat penuh oleh kendaraan warga yang ingin membeli paket sembako bersubsidi.

“Selisih harganya lumayan dibanding di pasar, jadi sayang kalau dilewatkan,” ujar seorang warga yang datang ke lokasi kegiatan.

Program GPM tersebut merupakan salah satu upaya membantu menekan angka inflasi di Kabupaten Kolaka yang tercatat mencapai 7,77 persen. Dalam kegiatan ini, Kadin memberikan subsidi harga hingga Rp5.000 per paket kebutuhan pokok.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Andi Yuslim Patawari, yang memantau langsung kegiatan bersama Wakil Ketua Kadin Sultra, Sastra Alamsyah, menilai tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan intervensi harga sangat dibutuhkan.

“Tingginya antusiasme warga menunjukkan program ini benar-benar dirasakan manfaatnya, terutama di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok di pasar,” ujarnya.

Ketua Kadin Kolaka, Hj. Vebrianti, mengungkapkan sebanyak 12.000 paket kebutuhan pokok disiapkan untuk masyarakat. Paket tersebut berisi beras, gula pasir, dan minyak goreng dengan harga yang telah disubsidi.

Menurutnya, distribusi difokuskan di Kecamatan Pomalaa yang merupakan kawasan industri dengan dinamika ekonomi cukup tinggi sehingga intervensi harga dinilai penting untuk menjaga stabilitas daya beli masyarakat.

“Saat ini inflasi di Kolaka mengalami kenaikan. Di sinilah peran Kadin hadir sebagai mitra pemerintah untuk bersama-sama mencari solusi ekonomi bagi daerah,” katanya. (REDAKSI)

BERITA TERBARU