TELUSURSULTRA.COM, KENDARI – Anton Timbang resmi kembali dikukuhkan sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sulawesi Tenggara periode 2026–2031 dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-VIII yang digelar khidmat di Kendari, Sabtu (14/2/2026).
Kemenangan ini menandai periode kedua kepemimpinan Anton Timbang di tubuh organisasi pengusaha terbesar di Sulawesi Tenggara tersebut. Pada periode sebelumnya, Anton dinilai berhasil mendorong sejumlah transformasi organisasi dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.
Dalam pidato pengukuhannya, Anton Timbang menegaskan bahwa Kadin bukan sekadar organisasi profesi, melainkan rumah bersama bagi para pengusaha untuk mengabdi dan memajukan perekonomian daerah.
“Kadin adalah rumah pengabdian kita, rumah yang tetap kita jaga dan terus kita kembangkan. Ini adalah tempat kita bekerja sama, saling mendukung, dan saling menguatkan, bukan tempat untuk saling menjatuhkan,” ujarnya di hadapan pengurus dan tamu undangan.
Anton juga secara terbuka meminta dukungan penuh dari seluruh anggota agar kepemimpinannya tidak berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan ekonomi lima tahun ke depan. Ia menekankan pentingnya soliditas internal organisasi guna merespons dinamika ekonomi global maupun nasional yang terus berubah.

Dalam periode keduanya, Anton telah menyiapkan sejumlah agenda strategis yang difokuskan pada penguatan ekonomi lokal serta dukungan terhadap program pemerintah. Kadin Sultra, kata dia, siap mendukung program strategis nasional seperti pembangunan dapur untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain itu, Kadin Sultra berkomitmen membantu pemerintah daerah dalam pengendalian inflasi melalui gerakan pangan murah di berbagai kabupaten dan kota. Upaya ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat.
Di sektor hilirisasi dan ekspor, Kadin Sultra akan melanjutkan program direct export komoditas lokal, termasuk tempurung kelapa ke pasar China, serta mendorong peningkatan kualitas produk UMKM agar memenuhi standar internasional. Anton juga menegaskan komitmennya untuk terus menyuarakan penggunaan Aspal Buton sebagai proyek strategis infrastruktur nasional guna memaksimalkan potensi sumber daya daerah.
Langkah dan komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Sinergi antara Kadin dan pemerintah daerah selama ini dinilai telah memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi di Bumi Anoa.
“Saya berterima kasih atas apresiasi dari Bapak Gubernur. Kadin Sultra selalu siap mendukung program kerja pemerintah demi bangkitnya ekonomi Sulawesi Tenggara,” tutup Anton. (Vely)







