TELUSURSULTRA.COM, KENDARI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sulawesi Tenggara menggelar Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) secara serentak di 17 kabupaten/kota. Agenda konsolidasi besar partai ini dipusatkan di salah satu Hotel di Kota Kendari, Senin (24/11/2025).
Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat struktur organisasi, melakukan evaluasi kinerja, serta merumuskan strategi politik PDI Perjuangan untuk lima tahun mendatang. Konferda dan Konfercab menjadi momentum penting dalam penataan kepengurusan sekaligus pemantapan ideologi perjuangan partai di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.
Acara dibuka oleh Wakil Bendahara DPP PDI Perjuangan Bidang Internal, Ir. Rudianto Tijen. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran DPD PDI Perjuangan Sultra atas kinerja maksimal selama periode 2019–2025.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada DPD dan seluruh jajarannya. Periode 2019–2025 telah bekerja dengan maksimal. Saya mendapatkan laporan bahwa kita mencapai kesuksesan yang luar biasa,” ujarnya.
Rudianto menyebut sejumlah capaian penting, termasuk keberhasilan partai mendudukkan 7 ketua DPRD dan 7 wakil ketua DPRD di berbagai daerah. Meski demikian, ia menegaskan masih terdapat tiga wilayah yang belum mencapai target. Karena itu, Konferda menjadi forum penting untuk menyusun struktur baru yang lebih kuat.
“Konferda ini adalah momentum yang sangat baik. Kepengurusan lima tahun lalu telah kita lalui dengan baik, meski ada kekurangan. Hari ini kita menyusun struktur untuk lima tahun ke depan, mempertegas cita-cita perjuangan kita untuk Sulawesi Tenggara,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kerja-kerja partai membutuhkan kolaborasi erat dengan pemerintah daerah dan semua struktur politik yang terkait.
“Seluruh struktur partai bersama gubernur, bupati, wali kota, serta jajaran lainnya harus terus berkoordinasi, berdiskusi, dan merumuskan perjuangan bersama untuk Sulawesi Tenggara,” imbuhnya.
Rudianto juga mengungkapkan bahwa DPD telah bekerja maksimal dalam menetapkan tiga unsur pimpinan utama yakni ketua, sekretaris, dan bendahara untuk periode mendatang, meski tidak menutup kemungkinan masih ada perbedaan pandangan.
“Kita sudah putuskan tiga pengurus utama. Mungkin ada yang belum pas, tetapi proses sudah kita lakukan secara maksimal melalui wawancara. Sebagai satu keluarga besar PDI Perjuangan, kita memiliki satu tujuan: mensejahterakan Republik Indonesia, terutama Sulawesi Tenggara,” ujar Rudianto.
Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Tenggara Lukman Abunawas dalam sambutannya menegaskan pentingnya konsolidasi struktur hingga ke tingkat akar rumput. Ia menyebut Konferda dan Konfercab sebagai momentum untuk memperkuat soliditas partai menghadapi tantangan politik yang akan datang.
“Sulawesi Tenggara memiliki potensi politik yang besar. Melalui Konferda dan Konfercab ini, kita ingin memastikan struktur partai di semua tingkatan semakin kokoh, responsif, dan dekat dengan masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan dihadiri jajaran pengurus DPD, DPC, serta perwakilan kader dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara. Acara berlangsung lancar dan ditutup dengan pemaparan hasil sidang serta penetapan struktur kepengurusan baru untuk periode 2025–2030. (REDAKSI)






